Apel Pembukaan UAM 2019, Kepala Mahad Tekankan Akhlak Karimah

Senin (14/01) malam sekitar pukul 20.15 Mahad Al Qalam melaksanakan apel pembukaan UAM (Ujian Akhir Mahad) kelaa XII tahun pelajaran 2018-2109 di aula MAN 2 Kota Malang. UAM 2019 akan dilaksanakan selama seminggu ke depan.

Sebagai kepala Mahad Al Qalam, ustaz H. Ahmad Taufiq Wahyudi AS, Lc., M.A. menegaskan beberapa hal:
1. الامتحان للتعلم وليس التعلم للامتحان artinya bahwa ujian adalah sarana belajar. Bukan belajar untuk ujian. Jika belajar untuk ujian, setelah ujian usai, maka belajarmu akan usai pula. Tentunya hal itu bertentangan dengan pepatah اطلب العلم من المهد إلى اللحد tuntutlah ilmu dari buaian hingga ke liang lahat.

2. Terapkan akhlak selama ujian. Maksudnya laksanakanlah ujian dengan penuh kejujuran. Sebab tanpa kejujuran, saya takut ilmu yang kalian dapatkan selama belajar di mahad tidak bermanfaat. Maka, sekali lagi jujurlah.

3. Saya menekankan perihal akhlak dan ibadah. Saya mau beri contoh, saya beberapa waktu lalu mencari santri atas nama A kok tidak ketemu-ketemu. Padahal saya juga titip kepada beberapa santri lainnya untuk mengingatkannya untuk salat jamaah. Sedangkan di sisi lain, saya melihat santri A begitu bersemangat mengurus buku tahunan sekolah. Saya tahu dan paham bahwa kalian menginginkan kenangan yang manis dan menghimpun segala kenangan dengan begitu sempurna. Saya pun dahulu seperti itu. Tetapi, perlu kalian camkan bahwa akhlak adalah segalanya.

Itulah tiga hal penting yang dipesankan oleh kepala mahad kepada seluruh santri. Diharapkan seluruh santri memperhatikannya dengan saksama dan menjalankan segala nasihat dengan sebaik-baiknya.

Acara dilanjutkan dengan pembacaan tata tertib ujian oleh ketua panitia, ustaz Muhammad Amin, M.Pd. lalu doa oleh ustaz Sukardi, S.Pd. Acara pembukaan selesai pukul 20.45.

Setelah dibacakan ruang ujian oleh sekretaris, para santri berhamburan menuju kelas masing-masing untuk mengikuti ujian pertama, yaitu Imla’. Semoga seluruh santri diberi kelancaran dalam melaksanakan UAM sampai selesai. (Amin, red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *